Bersih Candidates

(8/4 20:12) Pengalaman yang luas di berbagai organisasi internasional dan nasional, baik dalam urusan pemerintahan, swasta maupun lembaga masyarakat, membuatnya memahami dengan baik apa yang menjadi kebutuhan sebuah kota maupun masyarakatnya. (baca)
(3/4 15:40) Bung Mansur alias ‘Anchu’ adalah serjana pertanian dari Universitas Tadulako, ia pernah menjadi ketua Badan Permusyawaratan Mahasiswa (BPM). Pada 2005 bung Mansur menjadi Konsorsium Pambaruan Agraria (KPA) wilayah Sulawesi Tengah dan tahun 2009 dipercaya menjadi Dewan Nasional KPA. (baca)
(2/4 16:44) Dr. Ir. Hetifah, MPP adalah mantan aktivis kampus dan lama bergelut dalam berbagai organisasi civil society. Hetifah merupakan salah satu pendiri AKATIGA Pusat Analisis Sosial, Perkumpulan Inisiatif, serta B-Trust Advisory Group untuk Reformasi Kebijakan Publik dan Tata Pemerintahan. (baca)
(1/4 11:19) Kusnaeni menjadi komentator sepak bola sejak Piala Dunia 1994 ditayangkan di SCTV. Setelah itu, ia akrab memandu pemirsa siaran Liga Brasil di TPI yaitu sejak tahun 1994 hingga 1995. (baca)
(1/4 10:58) Daddy Hartadi merupakan pemuda asal Banten yang bergerak di ranah advokasi lingkungan hidup. Profesi wartawan yang dilakoni sejak 2004 silam, belum memuaskan Bung Daddy untuk terus bersentuhan dengan rakyat. (baca)
(1/4 10:46) Di masa Orde Baru Bung Ambu sering melihat diskriminasi, kriminalisasi dan kekerasan fisik terhadap masyarakat adat. Memasuki era reformasi, kondisi masyarakat adat tidak ada perubahan, baik secara sosial budaya , politik dan ekonomi. (baca)
(1/4 10:39) Pemuda asal Sumatera Utara ini dikenal sebagai domonstran dan pejuang petani. Hak petani yang selama dirampas oleh penguasa harus direbut kembali. Untuk itu bung Vajireh sangat aktif mendampingi petani yang ada di desa-desa. (baca)
(1/4 10:18) Figur pejuang petani ini lahir di Desa Kuripan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, 28 Agustus 1974 dari keluarga yang berlatar belakang petani miskin dan pemeluk agama Islam tradisional yang taat. (baca)
(1/4 10:04) Perempuan kelahiran Tasikmalaya, tujuh April 1983 ini menganggap bahwa reforma agraria adalah satu-satunya jalan untuk Indonesia jika ingin terlepas dari belenggu konflik agraria. (baca)
(1/4 09:58) Atang Irawan lahir pada 10 Juli 1975 di Wonosobo. Sejak mahasiswa di Yogyakarta bung Atang telah dekat dengan petani. Dia bersama teman-temannya ikut mendampingi petani yang tanahnya kerap dirampas dan dijadikan perkebunan. (baca)
Subscribe to Bersih Candidates